Langsung ke konten utama

Honesty & Clumsiness

Kejujuran menjadi suatu barang langka dalam masa sekarang. Tapi menurutku kejujuran itu bernilai emas atau mungkin lebih dan tidak semua orang bisa mempraktekkan kejujuran. Kisah ini dimulai dari kecerobohanku yang terjadi hari Jumat yang lalu dimana dompet tidak kutaruh di saku celana, tapi di rak pintu mobil yang kecil dan pada saat membuka pintu keluar, jatuhlah itu dompet di daerah Bengawan.
Dan kebodohan kedua adalah baru sadar bahwa dompet itu jatuh, pagi harinya Sabtu pada saat mau sepeda-an. :( . And it exactly 6 months with the same date i lost my wallet and phone in the day i married. 4th December and next event is 4th June. Hmmm....
Yah setelah itu sudah deh. Berdoa pada Tuhan. Bila ada yang mengembalikan syukur bila tidak ya sudah.. direlakan. dan harus memulai proses itu kembali....
Hey you guys, if you've heard that GOD do in misterious ways. HE does...!!! And the story goes
Aku di rumah seharian, dan oleh karena itu aku tidur.. dan mimpi gak enak pada saat itu HP berbunyi, seorang kolega meneleponku, karena tidak bisa tidur lagi aku melihat TV. Setelah itu bel rumah berbunyi.. dan tetangga depan rumahku yang mengebel. Dan ibu tetanggaku menginformasikan bahwa ada yang menemukan dompetku. Seorang pemuda bernama Asep dari Cirebon mengembalikan dompetku. UTUH, uangnya tidak berkurang dan barang semua lengkap. Lega rasanya. Dia menemukan di jalan bengawan, dan disimpannya sampai hari Sabtu itu. Dia mengatakan bahwa dia tidak mau mengambil barang bukan milik orang lain dan dia mengembalikan hari itu karena dia tidak mau orang itu susah. Profesi sebagai pemulung dan keterbatasan keuangan tidak menjadikan suatu yang gelap mata. Merasa bahwa rejeki itu sudah diatur Tuhan, menjadikan selalu bersyukur. Bahkan mengatakan kalau memang tidak diberikan rejeki ya sudah tidak apa2. 
Terharu mendengarnya kuberikan sejumlah uang dan kuberikan bajuku yang sudah tidak kupakai lagi. dan dia sangat senang sekali dengan barang yang diterimanya.
Well. dari pelajaran ini dipetik beberapa hal :
1. Trust in God, He will give a way and lesson for us to learn.
2. Always and do HONESTY. It's GOLDEN things that we can do easily.
3. Dont be clumsy and change your behaviour.

That's all folks!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lika liku Interview Kerja untuk Fresh Graduate

Halo, apakah ketika anda membuka artikel ini, anda sudah menyelesaikan studi anda di Diploma atau Tingkat Sarjana 1 dan Tingkat Master (S2), dan sekarang sedang terbayang dan memimpikan pekerjaan idaman anda ? Sama seperti saya dahulu ketika lulus kuliah, pada saat itu sudah kebayang rencana kerja dimana, keinginan untuk bekerja di perusahaan tertentu yang terkenal dengan gaji dan fasilitas yang baik, dan dimana sesuai dengan bidang kita. Pokoknya semangat banget deh. Memang artikel ini agak nggak pas dibaca untuk mereka yang mengembangkan usaha sendiri, membuat start up company, atau meneruskan perusahaan keluarga. Saya ucapkan selamat dulu untuk anda yang berdikari mandiri atau melanjutkan usaha keluarga. Nah untuk sebagian yang masih mencari pekerjaan. Berikut lika liku pekerjaan yang ingin saya bagikan. Untuk hal ini, saya informasikan diri saya dahulu. Saya alumni dari salah satu Institut Negeri di Surabaya dengan latar belakang Akademis : Arsitektur 13 Tahun lalu (...

Kebodohan pada Pelanggaran Lalu Lintas

Berkendara di kota itu memang harus sabar. Dan cekatan. Banyak rambu rambu yang ada dan haru bertoleransi dan sabar dengan pengendara yang lain. Suatu siang yang cerah, dan panasnya kota surabaya. Dan jalan sedikit padat. Tiba tiba dari kiri ada sepasang anak yang naik motor melewati kendaraan saya. Bergoncengan bertiga Dan yang membuat saya kaget. Ketiga anak ini kemungkinan besar masih duduk di bangku SD. Dan mereka tertawa tawa berkendara. Dan tidak memakai helm. Saya pikir ini orang tua bagaimana sih ? Kok bisa dibiarkan saja. Dan mungkin beberapa pengendara berpikiran yang sama. Kalau mengingat 20 tahun lalu. Waktu itu jarang sekali melihat anak SD yang naik motor di jalan besar. Saya saja naik motor ketika sudah mendapat SIM (dan meski dibilang Cupu sama teman teman dulu). Tapi saya cuek saja. Saya mau nurut aturan. Saya ingat sebuah nasehat : ketika kamu melakukan sesuatu kamu juga bertanggungjawab akan tindakanmu. Tindakan yang baik dalam berkendara adalah mematuhi pera...

Here Comes A New Challenger

Judul di atas pasti agak familiar bila saudara termasuk yang senang maen game fighting. Tagline itu diambil dari serial games STREET FIGHTER yang populer di tahun 1990-an (dan sampai sekarang), ketika ada pemain baru yang akan menantang pemain petahana (Defender) Saya bahas Here Comes A New Challenger ini dalam kaitannya dengan adanya pegawai baru yang masuk di kantor, dan kita merasa bahwa nih pegawai baru masuk bakal jadi saingan ku nih. Kenapa saya bahas ? Ya karena saya mengalami. Posisi saya terusik dengan adanya pegawai baru, yang notabene mungkin kapasitas dan kemampuannya diatas kita atau bisa jadi dibawah kita. Nah paling repot kalau pegawai baru yang masuk itu menduduki posisi diatas kita, dan lebih muda dari kita. Sudah deh, pasti akan timbul pemikiran, nih anak masih muda, bau kencur, gak bisa apa-apa dan pikiran pikiran negatif yang lain. Wajar kah ? Ya Wajar dong itu terjadi. Toh memang itu membuat kita merasa tidak nyaman, dan dia masuk di teritorial kita yang nya...