Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label #Diary

Barang Antik

Meja Kerja Antik Artikel ini ditulis di laptop saya keluaran tahun 2016 lalu, namun posisinya berada di suatu meja kerja yang dwifungsi, yakni sebagai rak dan juga sebagai meja. Mungkin ini adalah meja kerja jaman dahulu banget. Entah di tahun kapan dibuatnya. Seingat saya, meja ini saya pertama kali melihat di rumah eyang saya (yang berasitektur Belanda), dengan langit-langit / plafon rumah tinggi dan jendela jendela besar. Meja itu diletakkan di kamar tempat om saya. Dan saya yakin beliau menggunakan meja tersebut sebagai meja belajar atau kerja di saat itu. Dan meja ini diwariskan oleh Eyang saya kepada Ibu saya dan Ibu saya mewariskan meja ini ke saya. Memang secara tampilan meja ini sudah di furnish/plitur ulang. Namum kondisi kayunya masih tetap kokoh, dan sepertinya menggunakan kayu jati. Dan saya berandai-andai, siapakah pengguna meja ini sebelum saya dan om saya, apakah eyang saya juga menggunakannya ? Saya tidak bisa menanyakan karena Eyang sudah meninggal hampir 38 ...

BUANG SAMPAH PADA TEMPAT SAMPAH

Saya lebih setuju dengan ucapan " BUANG SAMPAH PADA TEMPAT SAMPAH", bukan yang " BUANG SAMPAH PADA TEMPATNYA" karena TEMPATNYA ini menjadikan Ambiguitas, kebingungan. Bisa saja saya membuang sampah pada pinggir jalan, lahan kosong, sungai dan sebagainya. Selalu sebal, dan emosi bila ada orang yang membuang sampah seenaknya sendiri. Terutama di jalan ketika mereka berkendara motor atau mobil, tiba-tiba saja sebuah kantong plastik melayang, entah sisa makanan atau dan sebagainya,dilempar saja di jalan. Dan tetap tanpa ada perasaan bersalah. Yang saya lakukan adalah mencoba mengejar untuk memfoto si kendaraan tersebut, dan publish di sosial media. Tapi apakah si orang tersebut melihat sosial media posting saya. Ya tentu tidak. Cuma menjadi pembelajaran bagi orang lain. Semenjak usia dini, sudah diajarkan untuk membuang sampah di tempat sampah, saya pikir semua orang indonesia yang mengenyam pendidikan anak usia dini sudah diajarkan hal ini, dan ketika sudah mengi...

Budaya Lokal

Baru saja tanggal 28 Oktober 2017 kemarin, seluruh rakyat Indonesia memperingati hari Sumpah Pemuda. Suatu kerinduan dan harapan para Pemuda dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengikatkan diri menjadi satu negara dan penggunaan satu bahasa yang mengikat daerah tersebut. Satu hal yang menurut saya adalah pemikiran Gila dan sungguh sangat fenomenal. Tapi bukti ketangguhan dan kesungguhan pemuda, maka menjadi cikal bakal negara Indonesia. Oke, yang jadi pembahasan adalah Budaya budaya lokal tiap daerah yang tetap masih ada serta menjadi kearifan budaya lokal dan dibawah naungan Budaya Indonesia. Saya agak kaget ketika saya mengenakan baju adat jawa tengah (beskap, jarit,blangkon) dan seorang teman dari banjar menanyakan apa bedanya blangkon dari jawa tengah dengan blangkon jawa timur yang ada buntutnya keatas. Seketika itu saya merasa bodoh banget ketika saya yang besar di Jawa Timur sudah lebih dari 35 tahun tidak mengerti perihal budaya lokal saya. Bila dikatakan baju adat jaw...

Sakit Gigi Lebih Parah dari Sakit Hati

Putus lagi cintaku Putus lagi cintaku..... Lebih baik sakit gigi Daripada sakit hati. Itu sepenggal lirik lagu oleh penyanyi Meggy Z. Yang mengisahkan tentang putus cinta dan sakit hati sangat memilukan dan lebih sakiiiit banget daripada sakit gigi. Apakah saudara setuju ? Kalau saya sendiri. Saya lebih baik tidak sakit dan sehat. Bila ada pilihan, lebih baik saya sakit hati (putus cinta, dikhianati, dsb); bukan sakit liver juga... Sakit GIGI itu paraaah banget sakitnya. Baik itu gigi lubang,gigi sensitif, dan gigi geraham tumbuh yang tidak tertata.  Aduh amit2. Sakit gigi yang saya alami dalam 1 minggu ini akibat gigi berlubang dan akhirnya diputuskan untuk dicabut. Efek sebelum dan sesudahnya dimana gigi masih bengkak dan cenat cenut. Dan menyebabkan pusing kepala,uring uringan . Bahaya banget dah. Makan tidak bisa enak. Minum juga tidak lega. Dan terus terang diingatkan kembali pentingnya kesehatan gigi. Cek ke dokter gigi 6 bulan sekali, dan gosok gigi di malam hari se...

Miracles in daily life

Let me share you about this story. How you will react to it, it will depend on your mind and heart. If you are a person who believe in miracle and God, let this story become something that strengthen your faith. If you're the person that based on logic, let it be a story to remind to us to spread kindness. This is a sharing about how we pray, how we still have faith and hope. How simple things will affect your life and others. I have a friend. She live with her mother and her little brother. 5 years old. And just attend kindergarden. Her mom is a single mom and they work  selling food like bento lunch that made by order. They dont have much. And they struggle in their daily economic life. Okay. Let me change my story to myself. I get offer from my friend above to order lunch in monday (4 september). She  contact me in wednesday (30 August) and i order some bento lunch to her. And we dont talk anything beside the order. And in thursday (31 August), somewhat i think about...

Be Nice and be A gentlemen

Be Nice and Be a Gentlemen Is there any chivalry left today ? No, i don't speak about the knight and dragon, we will talk about it later. My point is about good manners that people now a day. Why i question it ? Am i doing the chivalry ? Yes i do until now. Did i ever missed ? Yes I did. So what reason that make me don't do my chivalry. OF Course : My EGO. What kind of EGO that i talk about : It is my mind that saying It's not my business, or  that is not my part, and i don't want to involved further in that issue, also i don't want people bother me again if i did that act. That is a bunch of reason that i make. But that is true. I don't know you guys if you think and feel the same like i did. And back in the topic, why i do the chivalry ?What is so important for me. Well, i did it because i wanna make things better, i wanna help people. And the world need LOVE. It is a silly but it a sincere reason, I did it on purpose, if i do better to someone, well...

A Reflection to becoming a Netizen

I think it is very very rare, that people now  a days, not connected themselves in the internet. They connect they life with social media, social messenger, news, blog, video sharing, online gaming and stuff. And I also think that 1/6 of my day (About 4 hours) i used to connect myself into this internet thingy. With every time i post something in the social media, or anything that connect to the internet, i reveal myself. That's okay for me, but again if i exposed too much, will i lose my privacy as a character ? I connect myself in the internet when i think the first social media application comes up in the 1999 or 2000. It called the Friendster, and then in 2003 or 2004 i connect myself in Facebook until right now and a couple of social media. I post many photo, many moments, many things, joke, laughter, invitation of online gaming, news.... whatever i like to post, i will post it. But right now, i only post something that i think matter for me and i think impo...