Langsung ke konten utama

City Cycling : Tugu Pahlawan

it's a brigthful saturday morning. wake up @0445 am and preparing myself for a city cycling tour with my church fellow. we're gather in front of GKI ruungkut asri church. 5 peoples ready to start our journey to central surabaya in taman bungkul. which is a place where the bikers (note : using bycicle) gathers. one more thing, there's a term which known as 'NGGOWES' , an activity that the byciclist do. the term from the words 'gowes', a slank words for cycling in indonesian.

so we,re start @0615 am, and start our journey. i'm using my mountainbike. were begin from rungkut, panjang jiwo street, rayanginden, ngagel, darmokali and then go to taman bungkul.

taman bungkul is crowded with the bikers, some people just talking with their friends, others have a breakfast, and some people join the workout. its a lively place with different kind of pwople and lots of activity. and the trees is magnificent and make the ambience calm and breezy.

after had a break, we decide to bike more further until tugu pahlawan or monument of heroes.

we've met some bikers in the roads. ive noticed buildins that caught my attention like silver craftman shop, that looks like from 80, and still using the dutch colony building

empire place, building that used for wedding venues, the architecture based on the colonial roman style.

and the famous of tugu pahlawan, an icon of surabaya city.


Me & My Churches Friends in Tugu Pahlawan

well, its a great journey, but the journey havent end yet, cause we're starving, so we're looking a food stall, and we decide to go to the nasi pecel dharmahusada.


Nasi Pecel served in Banana Leaf. So Tasty 


The interesting things in this stall is the entertainment that they give. theyve got keroncong. and their singing old songs, and i saw some of the customers request a song to them. cause its an old songs so i just enjoy the ambience.

the food is tasty and thy serve it in a banAna leaf plate which called PINCUK. and with a nice  hot tea, its a perfect breakfast to start your day.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Here Comes A New Challenger

Judul di atas pasti agak familiar bila saudara termasuk yang senang maen game fighting. Tagline itu diambil dari serial games STREET FIGHTER yang populer di tahun 1990-an (dan sampai sekarang), ketika ada pemain baru yang akan menantang pemain petahana (Defender) Saya bahas Here Comes A New Challenger ini dalam kaitannya dengan adanya pegawai baru yang masuk di kantor, dan kita merasa bahwa nih pegawai baru masuk bakal jadi saingan ku nih. Kenapa saya bahas ? Ya karena saya mengalami. Posisi saya terusik dengan adanya pegawai baru, yang notabene mungkin kapasitas dan kemampuannya diatas kita atau bisa jadi dibawah kita. Nah paling repot kalau pegawai baru yang masuk itu menduduki posisi diatas kita, dan lebih muda dari kita. Sudah deh, pasti akan timbul pemikiran, nih anak masih muda, bau kencur, gak bisa apa-apa dan pikiran pikiran negatif yang lain. Wajar kah ? Ya Wajar dong itu terjadi. Toh memang itu membuat kita merasa tidak nyaman, dan dia masuk di teritorial kita yang nya...

Lika liku Interview Kerja untuk Fresh Graduate

Halo, apakah ketika anda membuka artikel ini, anda sudah menyelesaikan studi anda di Diploma atau Tingkat Sarjana 1 dan Tingkat Master (S2), dan sekarang sedang terbayang dan memimpikan pekerjaan idaman anda ? Sama seperti saya dahulu ketika lulus kuliah, pada saat itu sudah kebayang rencana kerja dimana, keinginan untuk bekerja di perusahaan tertentu yang terkenal dengan gaji dan fasilitas yang baik, dan dimana sesuai dengan bidang kita. Pokoknya semangat banget deh. Memang artikel ini agak nggak pas dibaca untuk mereka yang mengembangkan usaha sendiri, membuat start up company, atau meneruskan perusahaan keluarga. Saya ucapkan selamat dulu untuk anda yang berdikari mandiri atau melanjutkan usaha keluarga. Nah untuk sebagian yang masih mencari pekerjaan. Berikut lika liku pekerjaan yang ingin saya bagikan. Untuk hal ini, saya informasikan diri saya dahulu. Saya alumni dari salah satu Institut Negeri di Surabaya dengan latar belakang Akademis : Arsitektur 13 Tahun lalu (...

KEMAMPUAN KERJA

Alkisah seorang bos di kota New York pernah berkata kepada anak buahnya seperti ini “Details of your incompetence do not interest me” , dan ketika si anak buah terdiam dan ternganga. Anak buah itu berkata pada dirinya sendiri “I Love my Job, I Love my Job, I love my job” Pernah merasa familiar dengan situasi seperti ini ? Dimana alasan kita tidak diterima oleh Bos, dan Bos meragukan kemampuan kerja kita. Sedangkan kita suka dengan pekerjaan kita. Ada beberapa hal yang bisa ditarik dari kejadian ini : 1. Si Bos yang sangat perfectionis Pasti ada kan bos yang sangat perfectionis, dan memasang standard tinggi dalam pekerjaannya dan timnya. Bagaimana cara menghadapi yang seperti ini ? Ubahlah cara pandangmu, coba cek dan tanyakan apa sih yang menjadi keinginan si bos ? Dan bagi kita, adalah menyamakan pandangan bos, dan bergerak bersama dengan dia. Tidak setuju dan tidak kuat dengan bos seperti ini ? YA Kalau masih cinta dengan pekerjaannya, ya coba cari dengan pekerjaa...