Langsung ke konten utama

Postingan

KONSISTENSI

Satu hal yang menurut saya ada di dalam kehidupan sehari hari yang saling berhubungan adalah KONSISTENSI dan PERUBAHAN. Bukan saling bertolak belakang, namun saling mendukung. Buat saya konsistensi itu seperti makan INDOMIE GORENG, rasa yang sama setiap saat. Itulah sebuah konsistensi. Sayangnya konsistensi ini sangat susah dijalankan, dan butuh suatu NIAT dan KOMITMEN. Konsistensi dalam manufaktur akan menghasilkan INDOMIE, MOBIL TOYOTA, dan lain lain. Mereka mempertahankan konsistensi itu dengan beragam sistem dan aturan. Contohlah penggunaan SIX SIGMA, yang entah sampai saat ini meski pernah mempelajarinya waktu kuliah MANAJEMEN dahulu, Masih gak mudeng (tidak mengerti banget), tapi intinya sih KONSISTENSI lagi. Konsistensi dalam kehidupan, itu hal yang sangat sulit. Seperti kita harus menggoreng telor mata sapi, yang sama setiap hari dengan hasil yang sama, rasa yang sama, bentuk yang sama. Bisa ? Bisa sih, dengan membeli sebuah wajan khusus , mengatur suhu wajan, besarnya...

PONGAH

Arti kata PONGAH berdasarkan dari KAMUS BESAR BAHASA INDONESIA adalah Sangat Sombong, Angkuh. Waduh tingkatannya lebih dari SOMBONG. Yakni ada tambahan kata bantu 'SANGAT' Ini adalah hal yang perlu dicermati dan dikendalikan. Belajar untuk tetap rendah hati. Saya ingat dalam salah satu 7 DEADLY SIN. Yang paling utama adalah PRIDE (SOMBONG). PONGAH ini biasanya terjadi karena UANG DAN KEKUASAAN. Atau STATUS dan JABATAN. Adanya perubahan dari kondisi yang tadinya tidak memiliki apa apa dan kemudian memiliki harta kekayaan, atau kekuasaan. Dapat menyebabkan orang jadi PONGAH. Setelah mendapat kekayaan atau kekuasaan, ya pasti tidak mau sampai hilang kan. Dan diupayakanlah kekayaan atau kekuasaan itu bertambah. Masalahnya kalau cara caranya itu tidak BENER dan merugikan orang lain. Itu yang jadi parah. Contohnya apa. Ya banyak. Pejabat yang sudah berkuasa berapa periode mencalonkan kerabatnya untuk menjadi penguasa lagi. Lah belum tentu juga skill dan performance kerabat bisa...

Rumah Dan Apartemen

Sesuatu hal yang menarik dibahas sekarang adalah ketika kita mau membeli properti untuk pertama. Apakah mau membeli rumah atau membeli apartemen ? Hidup di kota besar akan berbeda dengan hidup di kota kecil. Pilihan rumah akan menjadi nomer satu bila di kota kecil. Kalau di kota besar. Dengan banyaknya faktor tentang lokasi pekerjaan, dan sebagainya. Apartemen menjadi salah satu pilihan dalam membeli properti. Jika anda belum menentukan pilihan dan masih bingung, mari sedikit saya ceritakan beberapa hal yang menjadi pertimbangan. 1. KONDISI KEUANGAN Nah, anggaram yang dikeluarkan untuk membeli rumah atau properti. Ya pasti dong, apakah jika kita membeli properti dengan pilihan pembayaran angsuran langsung ke developer atau menggunakam KPR atau KPA, kita bisa melakukan pembayaran tiap bulannya? 2. LOKASI DAN LOKASI Lokasi rumah dan apartemen yang dipilih ? Bagaimana akses ke tempat tersebut. Masuk daerah banjir ketika hujan atau susah untk mendapat air bersih ? Juga bagaimana jara...

10 List Kebodohan

Berikut saya tuliskan list kebodohan yang saya lakukan. 1. Jangan menunda pekerjaan dan berusaha untuk memanajemen waktu. 2. Ketika sedang pengen buang air kecil, jangan ditahan 3. Jangan makan terlalu kenyang dan terlalu pedas. Berbahaya bagi lambung, dan pencernaan. Terutama yang terkena GERD 4. Jangan telat bayar angsuran. Dendanya bikin bete. 5. Jangan kentut di dalam lift. Karena kentut bisa baunya sangat sangat.....  6. Jangan menyetir dalam kondisi marah atau emosi. 7. Jangan memasak dalam kondisi emosi. Pasti masakannya jadi enggak enak. 8. Jangan menonton film.horor sendirian. Aduh gak enak banget. 9. Jangan membantah istri. Karena istri selalu benar (dalam beberapa hal) 10. Selalu cek acara undangan menikah. Jangan sampai keliru tanggal dan jam. Sudah dandan cantik dan ganteng. Eh salah tanggal.

Sakit Gigi Lebih Parah dari Sakit Hati

Putus lagi cintaku Putus lagi cintaku..... Lebih baik sakit gigi Daripada sakit hati. Itu sepenggal lirik lagu oleh penyanyi Meggy Z. Yang mengisahkan tentang putus cinta dan sakit hati sangat memilukan dan lebih sakiiiit banget daripada sakit gigi. Apakah saudara setuju ? Kalau saya sendiri. Saya lebih baik tidak sakit dan sehat. Bila ada pilihan, lebih baik saya sakit hati (putus cinta, dikhianati, dsb); bukan sakit liver juga... Sakit GIGI itu paraaah banget sakitnya. Baik itu gigi lubang,gigi sensitif, dan gigi geraham tumbuh yang tidak tertata.  Aduh amit2. Sakit gigi yang saya alami dalam 1 minggu ini akibat gigi berlubang dan akhirnya diputuskan untuk dicabut. Efek sebelum dan sesudahnya dimana gigi masih bengkak dan cenat cenut. Dan menyebabkan pusing kepala,uring uringan . Bahaya banget dah. Makan tidak bisa enak. Minum juga tidak lega. Dan terus terang diingatkan kembali pentingnya kesehatan gigi. Cek ke dokter gigi 6 bulan sekali, dan gosok gigi di malam hari se...

Memori

Seringkali sesuatu yang mengingatkan kita akan sesuatu hal penting, hal yang menyenangkan atau hal-hal yang menjadi suatu memori buat kita adalah Foto. Foto di dalam pigura, atau album foto atau di dalam Handphone kita, laptop atau PC kita,  atau mungkin di dalam AWAN dimana akun kita berada. Dan ketika hal itu membangkitkan cerita cerita yang ada di dalam foto, teringat bahwa apapun yang terjadi sekarang, patut kita bersyukur dan hal hal itulah yang membentuk kita. Pernah lihat film Butterfly Effect, yang dibintangi oleh Ashton Kutcher. Diceritakan dalam film tersebut, si Ashton seringkali kehilangan ingatan akan masa lalunya, dan dia memiliki kekuatan untuk merubah masa lalu dengan melihat foto atau benda yang mengingatkan dia akan masa lalunya. Dan setiap perubahan yang dia lakukan ada konsekuensi yang dihadapi. Realitanya film hanyalah film, dan kita tidak bisa merubah apa yang sudah terjadi dari masa lalu. Yang kita bisa lakukan hanya berbuat apa yang sekarang dilak...

Gawai

Gawai Kata baru dalam bahasa indonesia yang mengganti kata 'gadget'. Dan kembali lagi butuh penyesuaian untuk kata baru ini. Tapi yang mau saya bahas adalah fenomena gawai ini. Saya terus terang agak seram dengan fenomena gawai ini. Gawai ini bukanlah hal yang populer dulu di masa remaja saya 20 tahun lalu. Gawai hanya dimiliki oleh pebisnis saja dan itupun gunanya sama dengan telepon. Gawai paling populer dulu adalah pager (paging device). Jadi orang dapat menerima informasi dalam beberapa kata (batasannya hampir sama dengan twitter mungkin sekarang. 140 karakter) Buat saya dulu cukup ada telepon umum dengan koin dan kartu saja. Itu gawai andalan saya. Memang teknologi gawai ini sudah menjadi kehidupan sehari hari dan akan terus berkembang. Nantinya kitanya yang harus bijak dalam menggunakan gawai ini. Saya mulai membiasakan untuk menyimpan telepon genggam saya di tas ketika saya makan bersama dengan keluarga atau teman. Dan berusaha menikmati pembicaraan. Karena hal ini...