Langsung ke konten utama

Generas Milenial ku

Generasi Milenial

Wah kalau bahas masalah generasi ini. Memang tidak ada selesainya. Generasi Milenial yang Menurut saya lahir di awal tahun 1980 sampai dengan tahun 1995an.

Generasi milenial Indonesia. Yang sekarang maksimal berusia 37 tahun dan paling muda berumur 25 tahun. Generasi yang dibesarkan oleh MTV Indonesia, Anime Doraemon, Candy Candy, Tokosatsu Ksatria Baja Hitam, Majalah HAI, GADIS dan ANEKA.

Dan saya yang juga lahir di tahun itu. Merasakan kegembiraan yang sama dengan mereka yang hadir di tengah tahun.

Kami merasakan ketakutan di tahun 1998. Ketidak pastian. kami merasakan perjuangan dan semangat reformasi. Perjuangan untuk membuat lebih baik, menjadikan negara ini lebih berkembang, lebih maju.

Kami kadang dianggap sebagai generasi yang mendobrak. Kadang dipandah aneh oleh angkatan diatas kami. Aneh aneh saja tindakannya. Dengan semangat untuk membuat segala sesuatu lebih baik.

Dan kami tetap menaruh rasa hormat kami kepada mereka yang berjuang untuk negara ini. Karena kami tahu bahwa tanpa mereka yang berjuang. Kami tidak bisa menikmati pendidikan. Tidak bisa menikmati TV swasta di tahun 1990, dan fasilitas fasilitas yang sekarang kami gunakan.

Kami tahu bahwa angkatan adik kami adalah angkatan yang sudah merasakan berbagai macam fasilitas dan pilihan pendidikan.

Kami merasakan hal yang sama. Susahnya berinteraksi dan bekerjasama dengan angkatan dibawah kami. Kami melihat adik kami adalah generasi yang mau instan dan cepat berubah.

Kami mencoba beradaptasi dengan para adik kami dan meyakinkan bahwa angkatan adik kami adalah sebuah peluang kepada generasi di atas kami.

Ketika generasi atas kami tidak dapat berinteraksi dengan adik kami. Kami menjadi jembatan bagi kedua generasi ini untuk saling berkomunikasi. Memberikan pengertian.

Generasi kami di Indonesia akan menjadi besar di 5 tahun lagi sebagai Workforce. Dan akan timbul aturan, sistem dan SOP baru. Dimana akan menggantikan sistem lama. Dan tidak perlu kaget, toh nantinya kami akan digantikan dengan sistem baru yang dibuat oleh adik kami.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lika liku Interview Kerja untuk Fresh Graduate

Halo, apakah ketika anda membuka artikel ini, anda sudah menyelesaikan studi anda di Diploma atau Tingkat Sarjana 1 dan Tingkat Master (S2), dan sekarang sedang terbayang dan memimpikan pekerjaan idaman anda ? Sama seperti saya dahulu ketika lulus kuliah, pada saat itu sudah kebayang rencana kerja dimana, keinginan untuk bekerja di perusahaan tertentu yang terkenal dengan gaji dan fasilitas yang baik, dan dimana sesuai dengan bidang kita. Pokoknya semangat banget deh. Memang artikel ini agak nggak pas dibaca untuk mereka yang mengembangkan usaha sendiri, membuat start up company, atau meneruskan perusahaan keluarga. Saya ucapkan selamat dulu untuk anda yang berdikari mandiri atau melanjutkan usaha keluarga. Nah untuk sebagian yang masih mencari pekerjaan. Berikut lika liku pekerjaan yang ingin saya bagikan. Untuk hal ini, saya informasikan diri saya dahulu. Saya alumni dari salah satu Institut Negeri di Surabaya dengan latar belakang Akademis : Arsitektur 13 Tahun lalu (...

Kebodohan pada Pelanggaran Lalu Lintas

Berkendara di kota itu memang harus sabar. Dan cekatan. Banyak rambu rambu yang ada dan haru bertoleransi dan sabar dengan pengendara yang lain. Suatu siang yang cerah, dan panasnya kota surabaya. Dan jalan sedikit padat. Tiba tiba dari kiri ada sepasang anak yang naik motor melewati kendaraan saya. Bergoncengan bertiga Dan yang membuat saya kaget. Ketiga anak ini kemungkinan besar masih duduk di bangku SD. Dan mereka tertawa tawa berkendara. Dan tidak memakai helm. Saya pikir ini orang tua bagaimana sih ? Kok bisa dibiarkan saja. Dan mungkin beberapa pengendara berpikiran yang sama. Kalau mengingat 20 tahun lalu. Waktu itu jarang sekali melihat anak SD yang naik motor di jalan besar. Saya saja naik motor ketika sudah mendapat SIM (dan meski dibilang Cupu sama teman teman dulu). Tapi saya cuek saja. Saya mau nurut aturan. Saya ingat sebuah nasehat : ketika kamu melakukan sesuatu kamu juga bertanggungjawab akan tindakanmu. Tindakan yang baik dalam berkendara adalah mematuhi pera...

Here Comes A New Challenger

Judul di atas pasti agak familiar bila saudara termasuk yang senang maen game fighting. Tagline itu diambil dari serial games STREET FIGHTER yang populer di tahun 1990-an (dan sampai sekarang), ketika ada pemain baru yang akan menantang pemain petahana (Defender) Saya bahas Here Comes A New Challenger ini dalam kaitannya dengan adanya pegawai baru yang masuk di kantor, dan kita merasa bahwa nih pegawai baru masuk bakal jadi saingan ku nih. Kenapa saya bahas ? Ya karena saya mengalami. Posisi saya terusik dengan adanya pegawai baru, yang notabene mungkin kapasitas dan kemampuannya diatas kita atau bisa jadi dibawah kita. Nah paling repot kalau pegawai baru yang masuk itu menduduki posisi diatas kita, dan lebih muda dari kita. Sudah deh, pasti akan timbul pemikiran, nih anak masih muda, bau kencur, gak bisa apa-apa dan pikiran pikiran negatif yang lain. Wajar kah ? Ya Wajar dong itu terjadi. Toh memang itu membuat kita merasa tidak nyaman, dan dia masuk di teritorial kita yang nya...