Langsung ke konten utama

ANTRI YOK !

Sesuatu yang paling sering dibahas dan paling sering dilanggar. Entah kenapa susah banget untuk beberapa orang untuk antri (bila anda bukan termasuk yang suka antri, jangan lanjutkan membaca artikel ini). Karena ini merupakan pembelajaran untuk kita semua.

Artikel ini berlaku untuk semua yang memegang peran sebagai yang mengantri dan semua yang menjadi administrasi serta pelaku pembuat SOP dan pebisnis .

Saya lahir di tahun 80 an. Dan pada waktu itu antrian sangat panjang dan kadang kadang tidak efektif, dan sering terjadi slintat slintut untuk mempercepat antrian. Dan itu adalah kewajaran yang aneh. Wajar karena semua orang tahu. Aneh karena itu secara aturan salah dengan slintat slintut itu. Oke slintat slintut itu maksudnya membayar lebih untuk mendapatkan antrian lebih awal, bekerjasama dengan orang dalam, dsb.

Di  hampir tahun 2020 ini. GET REAL MAN !
Masa ga mau antri. Edian opo. Selalu tersanjung atau terkagum dengan budaya bangsa lain yang bisa antri dengan tenang dan baik. Namun belum bisa menerapin di Indonesia. Saatnya merubah diri dan mempersiapkan sistem untuk lebih baik

Nah gampangnya gini deh. Punyalah MINDSET : MALU & JANGAN MERUGIKAN ORANG LAIN (Jangan bikin orang susah).

Untuk PEBISNIS DAN PEMBUAT SOP . Buatlah SOP yang bikin orang itu mau antri. Buatlah secara EFISIEN. Gunakan teknologi. Percantiklah ruangan antrian. Buatlah nyaman. Adakan tempat duduk. Kalau memungkinkan tempat duduk khusus untuk ibu hamil dan lansia.
Sedikan tong sampah yang besar. Karena pasti yang antri ada yg bawa makanan dan minuman ketika mereka harus antri.

Perkuat layanan di customer service dan penjaga garda depan anda. SENYUM-an dan ketulusan untuk membantu. Dan kejelasan tata cara.yang di Publish di web ( & diupdate berkala) . Sekarang orang dah melek internet. Mereka pasti cari di internet.

Untuk PENGANTRI
  1. Kalau tidak mau antri lama. Datang lebih pagi atau cari waktu yang orang lebih sedikit antri.
  2. Bawa perlengkapan dan form administrasi yang sudah lengkap supaya mempercepat. Siapkan yaa….
  3. Jangan serobot antrian orang. Toh kita tidak suka kan antrian kita diserobot.
  4. Cari informasi yang jelas. Googling di internet. Gampang kan.
  5. Jika di jalan. Macet. Sabar. Nikmati saja. Toh mau dipercepat model apa ? Kalau mau cepat berangkat dari kemarin. Doraemon dan alat nya belum ditemukan di dekade ini. Sorry guys.

JADI marilah kita merubah diri kita sendiri untuk yang lebih baik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Here Comes A New Challenger

Judul di atas pasti agak familiar bila saudara termasuk yang senang maen game fighting. Tagline itu diambil dari serial games STREET FIGHTER yang populer di tahun 1990-an (dan sampai sekarang), ketika ada pemain baru yang akan menantang pemain petahana (Defender) Saya bahas Here Comes A New Challenger ini dalam kaitannya dengan adanya pegawai baru yang masuk di kantor, dan kita merasa bahwa nih pegawai baru masuk bakal jadi saingan ku nih. Kenapa saya bahas ? Ya karena saya mengalami. Posisi saya terusik dengan adanya pegawai baru, yang notabene mungkin kapasitas dan kemampuannya diatas kita atau bisa jadi dibawah kita. Nah paling repot kalau pegawai baru yang masuk itu menduduki posisi diatas kita, dan lebih muda dari kita. Sudah deh, pasti akan timbul pemikiran, nih anak masih muda, bau kencur, gak bisa apa-apa dan pikiran pikiran negatif yang lain. Wajar kah ? Ya Wajar dong itu terjadi. Toh memang itu membuat kita merasa tidak nyaman, dan dia masuk di teritorial kita yang nya...

Lika liku Interview Kerja untuk Fresh Graduate

Halo, apakah ketika anda membuka artikel ini, anda sudah menyelesaikan studi anda di Diploma atau Tingkat Sarjana 1 dan Tingkat Master (S2), dan sekarang sedang terbayang dan memimpikan pekerjaan idaman anda ? Sama seperti saya dahulu ketika lulus kuliah, pada saat itu sudah kebayang rencana kerja dimana, keinginan untuk bekerja di perusahaan tertentu yang terkenal dengan gaji dan fasilitas yang baik, dan dimana sesuai dengan bidang kita. Pokoknya semangat banget deh. Memang artikel ini agak nggak pas dibaca untuk mereka yang mengembangkan usaha sendiri, membuat start up company, atau meneruskan perusahaan keluarga. Saya ucapkan selamat dulu untuk anda yang berdikari mandiri atau melanjutkan usaha keluarga. Nah untuk sebagian yang masih mencari pekerjaan. Berikut lika liku pekerjaan yang ingin saya bagikan. Untuk hal ini, saya informasikan diri saya dahulu. Saya alumni dari salah satu Institut Negeri di Surabaya dengan latar belakang Akademis : Arsitektur 13 Tahun lalu (...

Generasi Milenial Awal di Pekerjaan

Tulisan ini sebenarnya untuk mengetahui apa yang saya rasakan sebagai Generasi Milenial awal. Atau generasi Y Awal. Baiklah, untuk awalnya adalah seperti ini. Saya lahir di Tahun 1981, dimana kalau beberapa dari sumber data termasuk di dalamnya wikipedia indonesia mengatakan bahwa generasi Milenial lahir di tahun 1981 sampai dengan awal tahun 2000. Mengapa dikatakan awal, karena masih banyak terpengaruh dengan generasi X dan Baby Boomers. Baru ada TV Swasta di tahun 1990 an awal, mall baru ada di tahun 1990 awal juga, dan Internet baru hadir dan digunakan di tahun 1999. Juga mengalami masa Kerusuhan tahun 1998. Apa yang terjadi ketika masuk di dunia kerja pada saat awal. 1. Saya sangat patuh dengan pimpinan saya, dan tempat dimana saya bekerja 2. Saya bisa berbeda pendapat dengan pimpinan saya, namun saya tidak bisa mengekspresikan secara terbuka melalui emosi dan wajah saya. 3. Saya tidak berani untuk menepuk pundak pimpinan saya dalam menyapa. Sapaan hanya berupa lisan. Dala...