Langsung ke konten utama

Terus Berbuat baik

Berbuat baik adalah adiktif. Kenapa menajdi adiktif, karena itu membuat kita bahagia, senang, terharu, dan damai. Serta membuat kita untuk terus menerus berbuat baik kembali.

Hari ini, saya membaca artikel di twitter yang kembali lagi mengajak kita untuk berbuat baik atau paling tidak mengajak kita untuk menjadi lebih baik.

Kita semua pasti pernah nonton bioskop kan. Nah pasti setelah bioskop selesai, pasti sudah ada bapak atau ibu petugas kebersihan yang menanti untuk melakukan pembersihan. Dalam artikel ini, diinformasikan bahwa petugas kebersihan ini diberikan waktu hanya 15 menit untuk melakukan pembersihan teater.

Nah bila kita tahu kondisi sekarang ada beberapa kondisi dimana banyak sampah yang ditinggal,tercecer popcorn di lantai dan mungkin ada tumpahan minuman. Ini menjadi tugas mereka dalam membersihkan.

" Lho kan memang dibayar untuk melakukan pembersihan ", memang benar. Tapi kalau kita bisa memudahkan mereka, bukannya lebih baik ya. Terus kan di bioskop tidak ada informasi mengenai sampah harus dibuang setelah selesai menonton.

Ya kita mau membuat suatu perilaku dan membuat budaya yang baik. Apabila bisa, bukannya lebih baik ya.

Seperti kampanye yang dilakukan oleh Edward Suhadi dan teamnya yaitu "Menumpuk Piring di Tengah" , suatu kampanye yang mengajak kita setelah selesai makan di restoran untuk menata dan menumpuk piring kita di tengah.

Klik di Link ini :

https://m.youtube.com/watch?v=wP8lPiKL65o

Nah sedikit lebih baik kan. Saya belajar ini dari team saya sebelum menonton viral video ini. Dia mengatakan bahwa budaya ini sudah lama dikerjakan di keluarganya dan menjadi kebiasaan. Senang mendengarnya bukan.

Jadi jika kita berbuat baik untuk sesama dsn menjadikan diri kita lebih baik. Jangan tunda tunda.

Salam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lika liku Interview Kerja untuk Fresh Graduate

Halo, apakah ketika anda membuka artikel ini, anda sudah menyelesaikan studi anda di Diploma atau Tingkat Sarjana 1 dan Tingkat Master (S2), dan sekarang sedang terbayang dan memimpikan pekerjaan idaman anda ? Sama seperti saya dahulu ketika lulus kuliah, pada saat itu sudah kebayang rencana kerja dimana, keinginan untuk bekerja di perusahaan tertentu yang terkenal dengan gaji dan fasilitas yang baik, dan dimana sesuai dengan bidang kita. Pokoknya semangat banget deh. Memang artikel ini agak nggak pas dibaca untuk mereka yang mengembangkan usaha sendiri, membuat start up company, atau meneruskan perusahaan keluarga. Saya ucapkan selamat dulu untuk anda yang berdikari mandiri atau melanjutkan usaha keluarga. Nah untuk sebagian yang masih mencari pekerjaan. Berikut lika liku pekerjaan yang ingin saya bagikan. Untuk hal ini, saya informasikan diri saya dahulu. Saya alumni dari salah satu Institut Negeri di Surabaya dengan latar belakang Akademis : Arsitektur 13 Tahun lalu (...

Here Comes A New Challenger

Judul di atas pasti agak familiar bila saudara termasuk yang senang maen game fighting. Tagline itu diambil dari serial games STREET FIGHTER yang populer di tahun 1990-an (dan sampai sekarang), ketika ada pemain baru yang akan menantang pemain petahana (Defender) Saya bahas Here Comes A New Challenger ini dalam kaitannya dengan adanya pegawai baru yang masuk di kantor, dan kita merasa bahwa nih pegawai baru masuk bakal jadi saingan ku nih. Kenapa saya bahas ? Ya karena saya mengalami. Posisi saya terusik dengan adanya pegawai baru, yang notabene mungkin kapasitas dan kemampuannya diatas kita atau bisa jadi dibawah kita. Nah paling repot kalau pegawai baru yang masuk itu menduduki posisi diatas kita, dan lebih muda dari kita. Sudah deh, pasti akan timbul pemikiran, nih anak masih muda, bau kencur, gak bisa apa-apa dan pikiran pikiran negatif yang lain. Wajar kah ? Ya Wajar dong itu terjadi. Toh memang itu membuat kita merasa tidak nyaman, dan dia masuk di teritorial kita yang nya...

Sakit Gigi Lebih Parah dari Sakit Hati

Putus lagi cintaku Putus lagi cintaku..... Lebih baik sakit gigi Daripada sakit hati. Itu sepenggal lirik lagu oleh penyanyi Meggy Z. Yang mengisahkan tentang putus cinta dan sakit hati sangat memilukan dan lebih sakiiiit banget daripada sakit gigi. Apakah saudara setuju ? Kalau saya sendiri. Saya lebih baik tidak sakit dan sehat. Bila ada pilihan, lebih baik saya sakit hati (putus cinta, dikhianati, dsb); bukan sakit liver juga... Sakit GIGI itu paraaah banget sakitnya. Baik itu gigi lubang,gigi sensitif, dan gigi geraham tumbuh yang tidak tertata.  Aduh amit2. Sakit gigi yang saya alami dalam 1 minggu ini akibat gigi berlubang dan akhirnya diputuskan untuk dicabut. Efek sebelum dan sesudahnya dimana gigi masih bengkak dan cenat cenut. Dan menyebabkan pusing kepala,uring uringan . Bahaya banget dah. Makan tidak bisa enak. Minum juga tidak lega. Dan terus terang diingatkan kembali pentingnya kesehatan gigi. Cek ke dokter gigi 6 bulan sekali, dan gosok gigi di malam hari se...