Langsung ke konten utama

Passion for Cooking & Baking

Okay guys & girls! Who likes to cooking & baking? Is there any... if there is... Congratulation for you.
After Bake

The Result
The Process

I like to cooking also. And this holiday, i bake a cake. Not much. i called it Banana Cheese Sponge Cake.
Well this is my recipe :

100 gr Gula pasir
6 btr telur
200 gr tepung terigu
50 gr tepung jagung (maizena)
30 gr TBM/Ovalet
1 kotak keju
250 gr mentega
4 buah pisang ambon

Cara :
1. Panaskan mentega sampai mencair. Pakai api sedang saja.. sampai mencair
2. Siapkan loyang (olesi dengan mentega dan taburkan sedikit tepung) supaya kue tidak lengket pada waktu jadi
3. Haluskan pisang ambon sampai halus banget, parut halus keju
4. Kocok gula pasir, telur dan ovalet sampai mengembang (berwarna putih) dan kental
5. Masukan tepung terigu, dan mentega cair ke dalam adonan sambil diaduk, dimasukkan secara bergantian dan sedikit-sedikit dan diaduk
5. Setelah itu masukkan pisang ambon dan keju ke dalam adonan
6. Masukkan adonan ke dalam loyang dan panggang sampai matang. Kurang lebih 30 menit. aku menggunakan oven kompor. jadi sering-sering dicek supaya tidak gosong...

Note :
1. Ya karena ini coba-coba jadi lebih ke arah feelingnya jalan apa gak untuk memasak
2. Karena menggunakan oven kompor jadi ada yang rada gosong.... (^o^)v
3. Overall hasilnya enak-enak saja
4. Kalau memasak usahakan dengan hati senang. Soalnya kalo hati tidak senang/lagi marah/dst gak tau tuh makanan hasilnya juga jadi kagak enak. Pernah sekali buat kue, gara-gara lagi gak enak hati, kuenya jadi BANTAT. he3x

Intinya adalah berani mencoba.. bila tidak, maka tidak akan pernah bisa. dan untuk mendapatkan hasil yang baik, maka perlu banyak berlatih. Dan apabila senang dengan memasak. ya coba terus sampai bisa.

Komentar

  1. sip, pak Yud,,, nyam nyam deh,,, pingin ambil lagiiii,, hehew,,,
    *boleh yak?*
    nti kalo bikin lagi, kejunya dibanyakin lagi, pak,,,
    trus banana cake nya krasa bgt, kayak punya bakery,,,
    well done! ^^

    BalasHapus
  2. Terima kasih Galuh!! Ya Nanti trial lagi untuk kue selanjutnya

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Here Comes A New Challenger

Judul di atas pasti agak familiar bila saudara termasuk yang senang maen game fighting. Tagline itu diambil dari serial games STREET FIGHTER yang populer di tahun 1990-an (dan sampai sekarang), ketika ada pemain baru yang akan menantang pemain petahana (Defender) Saya bahas Here Comes A New Challenger ini dalam kaitannya dengan adanya pegawai baru yang masuk di kantor, dan kita merasa bahwa nih pegawai baru masuk bakal jadi saingan ku nih. Kenapa saya bahas ? Ya karena saya mengalami. Posisi saya terusik dengan adanya pegawai baru, yang notabene mungkin kapasitas dan kemampuannya diatas kita atau bisa jadi dibawah kita. Nah paling repot kalau pegawai baru yang masuk itu menduduki posisi diatas kita, dan lebih muda dari kita. Sudah deh, pasti akan timbul pemikiran, nih anak masih muda, bau kencur, gak bisa apa-apa dan pikiran pikiran negatif yang lain. Wajar kah ? Ya Wajar dong itu terjadi. Toh memang itu membuat kita merasa tidak nyaman, dan dia masuk di teritorial kita yang nya...

Lika liku Interview Kerja untuk Fresh Graduate

Halo, apakah ketika anda membuka artikel ini, anda sudah menyelesaikan studi anda di Diploma atau Tingkat Sarjana 1 dan Tingkat Master (S2), dan sekarang sedang terbayang dan memimpikan pekerjaan idaman anda ? Sama seperti saya dahulu ketika lulus kuliah, pada saat itu sudah kebayang rencana kerja dimana, keinginan untuk bekerja di perusahaan tertentu yang terkenal dengan gaji dan fasilitas yang baik, dan dimana sesuai dengan bidang kita. Pokoknya semangat banget deh. Memang artikel ini agak nggak pas dibaca untuk mereka yang mengembangkan usaha sendiri, membuat start up company, atau meneruskan perusahaan keluarga. Saya ucapkan selamat dulu untuk anda yang berdikari mandiri atau melanjutkan usaha keluarga. Nah untuk sebagian yang masih mencari pekerjaan. Berikut lika liku pekerjaan yang ingin saya bagikan. Untuk hal ini, saya informasikan diri saya dahulu. Saya alumni dari salah satu Institut Negeri di Surabaya dengan latar belakang Akademis : Arsitektur 13 Tahun lalu (...

KEMAMPUAN KERJA

Alkisah seorang bos di kota New York pernah berkata kepada anak buahnya seperti ini “Details of your incompetence do not interest me” , dan ketika si anak buah terdiam dan ternganga. Anak buah itu berkata pada dirinya sendiri “I Love my Job, I Love my Job, I love my job” Pernah merasa familiar dengan situasi seperti ini ? Dimana alasan kita tidak diterima oleh Bos, dan Bos meragukan kemampuan kerja kita. Sedangkan kita suka dengan pekerjaan kita. Ada beberapa hal yang bisa ditarik dari kejadian ini : 1. Si Bos yang sangat perfectionis Pasti ada kan bos yang sangat perfectionis, dan memasang standard tinggi dalam pekerjaannya dan timnya. Bagaimana cara menghadapi yang seperti ini ? Ubahlah cara pandangmu, coba cek dan tanyakan apa sih yang menjadi keinginan si bos ? Dan bagi kita, adalah menyamakan pandangan bos, dan bergerak bersama dengan dia. Tidak setuju dan tidak kuat dengan bos seperti ini ? YA Kalau masih cinta dengan pekerjaannya, ya coba cari dengan pekerjaa...