Langsung ke konten utama

Jack of All Trade

Jack Of All Trade.

Sebuah istilah yang diberikan kepada orang yang bisa mengerjakan semua hal di pekerjaan dan memiliki wawasan yang luas akan pekerjaan itu.

Dan tergolong sebagai seorang generalist daripada spesialis. Nah karena bisa berbagsi macam pekerjaan yang dilakukan dan dikuasai. Maka menjadi seorang MASTER OF NONE.

Gampangnya begini.

Ketika seseorang di suatu perusahaan dirotasi dan di beberapa divisi dan semuanya yang dikerjakan berhasil dan benar. Itu yang bisa dikatakan JACK oF ALL TRADES.

Di penjualan sales bisa, di HRD (Human Resoure Development) bisa, di finance accounting bisa, di lapangan ngerjakan proyek juga bisa.

Bila kamu termasuk sebagian dari orang ini. Bersyukurlah karena anda akan selangkah lagi menuju seorang pengusaha atau kerennya enterpreneur.

Yang dibutuhkan selanjutnya hanya mental seorang pengusaha yakni tidak takut gagal dan bila jatuh, bangkit lagi.

Terus yang enggak masuk golongan itu bagaimana ? Ya enggak apa apa. Kan bisa jadi spesialis. Toh semuanya saling membutuhkan. Enggak semua orang harus jadi dokter. Dan perlu ada perawat, apoteker, dan yang lain.

Tapi jadi Jack of All Trade (JOAT) ini ya memang jadinya kalau ada apa apa. Ya orang ini yang dipanggil untuk diminta beresin masalah. Syukur2 kalau perusahaan tahu ini orang aset. Dibayar gaji gede. Tapi kalo kagak. Ya gaji standard sih.

Kalau dah ngomongin gaji. Pasti nanti ujung ujungnya bete. Karena kok gajiku tidak sebesar gaji perusahaan lain. Itu dibahas lebih lanjut di artikel lainnya.

JOAT butuh BREAK. Mereka mungkin akan senang mengerjakan ini itu. Tapi mereka juga butuh rehat dari JOAT. Rehat adalah duduk dan dipanggil. Dan tanyakan apakah pekerjaan yang mereka senangi. Dan berilah kesempatan mereka mengerjakan pekerjaan itu.

Pasti hasilnya luar biasa.

Jadi jika di perusahaan memiliki orang orang yang JOAT, jangan dijadikan JOAT terus.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beda Generasi

Dalam pekerjaan sehari hari, saya mempunyai tim yang selisih umur hampir 8 tahun lebih muda dari saya. 1 Perempuan dan 2 laki laki. Saya lahir di permulaan tahun '80an dan mereka lahir di permulaan tahun '90an. Mereka tidak terlalu mengalami secara langsung konflik '98 dan di usia SMA sudah menggunakan Handphone. Yang pada saat itu sedang booming sekali. Berusaha Mengerti tentang tim yang usia 10 tahun lebih muda dari saya membutuhkan tenaga dan cara tersendiri. Mereka lebih ceplas ceplos menyatakan unek uneknya ke saya. Daripada jaman 14  tahun lalu pada saat saya bekerja tidak akan berani ngomong ceplas ceplos dengan atasan saya. Dengan santai mereka bisa mengomentari langsung pakaian saya yang gak match suatu hari atau bercanda hal hal remeh dengan saya. Yang saya pelajari saat ini adalah memberikan kesempatan kepada mereka untuk berekspresi dan berbuat apa yang menurut mereka mampu dan bisa. Dengan satu tujuan/goal yang jelas. Bila tidak jelas, maka saya akan coba ...

Lika liku Interview Kerja untuk Fresh Graduate

Halo, apakah ketika anda membuka artikel ini, anda sudah menyelesaikan studi anda di Diploma atau Tingkat Sarjana 1 dan Tingkat Master (S2), dan sekarang sedang terbayang dan memimpikan pekerjaan idaman anda ? Sama seperti saya dahulu ketika lulus kuliah, pada saat itu sudah kebayang rencana kerja dimana, keinginan untuk bekerja di perusahaan tertentu yang terkenal dengan gaji dan fasilitas yang baik, dan dimana sesuai dengan bidang kita. Pokoknya semangat banget deh. Memang artikel ini agak nggak pas dibaca untuk mereka yang mengembangkan usaha sendiri, membuat start up company, atau meneruskan perusahaan keluarga. Saya ucapkan selamat dulu untuk anda yang berdikari mandiri atau melanjutkan usaha keluarga. Nah untuk sebagian yang masih mencari pekerjaan. Berikut lika liku pekerjaan yang ingin saya bagikan. Untuk hal ini, saya informasikan diri saya dahulu. Saya alumni dari salah satu Institut Negeri di Surabaya dengan latar belakang Akademis : Arsitektur 13 Tahun lalu (...

WARISAN - LEGACY

Seminggu yang lalu dalam Training Leadership yang saya ikuti, dibahas mengenai apakah yang akan kita tinggalkan di perusahaan kita, apabila kita mengundurkan diri dari perusahaan tersebut. Dibahas pada saat itu adalah sebuah Legacy/Warisan. Apakah kita akan meninggalksan sebuah sistem operasional yang baik ? Sebuah kepemimpinan yang menjadi panutan bagi semua orang ? atau kita hanya meninggalkan sebuah cibiran dan sistem yang tidak efisien. Nah, hal itu menjadi pertanyaan secara umum buat saya. Apakah saya akan meninggalkan sebuah legacy dalam kehidupan saya ? Sebuah pertanyaan menarik yang perlu kita jawab secara personal. Apa sih legacy yang baik ? Menurut saya legacy yang baik adalah ketika legacy itu bisa membuat orang di sekitar kita menjadi lebih baik dan belajar untuk memperbaiki lagi yang sudah ada. Bila saya mengingat kemerdekaan negara ini, apakah legacy yang diteruskan kepada saya dan warga negara Indonesia. Yang pasti adalah mereka menginginkan anak dan cucu mereka d...